|
Pendekatan yang Holistik terhadap “Pemberdayaan” Hakikat demokrasi bertumpu pada partisipasi rakyat yang meluas dalam proses pembuatan dan implementasi kebijakan-kebijakan publik. Demokrasi akan bermakna bila kehadirannya mampu menjamin kesetaraan bagi seluruh rakyat di mata hukum dan peradilan, kesetaraan akan akses dan kontrol atas penciptaan peluang-peluang ekonomi, politik dan pelayanan publik, sekaligus memberi jaminan pengakuan dan penghargaan terhadap hak asasi manusia dan keberagaman. Perubahan ke arah itulah yang sedang diusahakan oleh Yappika, melalui penguatan pada sektor masyarakat sipil. Untuk mencapai itu semua, Yappika menggunakan pendekatan yang holistik melalui 4 pilar utama strategi program, yakni: kampanye publik, advokasi kebijakan, pengembangan kapasitas masyarakat, dan pengembangan sistem pendukung yang terdiri dari riset, diseminasi informasi, pembuatan penerbitan-penerbitan bermutu, pengembangan jaringan, serta peningkatan kapasitas SDM dan kelembagaan.
Kampanye publik menjadi strategi untuk melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat luas tentang berbagai persoalan mendasar yang perlu dibenahi di negara ini, disertai himbauan untuk turut berpartisipasi mengatasi problem itu. Tidak ada sebuah perubahan yang bisa terjadi tanpa partisipasi aktif warga-negara, dan sekecil apapun kontribusi warga akan amat bermakna untuk mendorong penyempurnaan tatanan bermasyarakat dan bernegara.
Advokasi menjadi strategi untuk mendorong perubahan kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang menyokong keberhasilan penegakan hukum, memastikan adanya mekanisme kontrol yang efektif terhadap penyelenggaraan negara, dan untuk menjamin partisipasi warga-negara atas pengambilan keputusan-keputusan publik yang berdampak pada kehidupan mereka. Advokasi ini dilakukan bersama organisasi-organisasi atau kelompok-kelompok masyarakat sipil lain yang punya kepedulian sama. Yappika mendukung dan terlibat aktif dalam jaringan/koalisi advokasi di berbagai tingkatan (nasional dan wilayah). Pengembangan Kapasitas Masyarakat dengan cara memberikan dukungan bagi upaya-upaya meningkatkan daya kritis serta kemampuan masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses-proses penyusunan dan pengawasan implementasi kebijakan publik. Kedua hal tersebut dipadukan dengan dukungan terhadap peningkatan kapasitas masyarakat mengelola sumber daya kehidupan yang mereka miliki secara mandiri serta mengelola konflik-konflik antar mereka dengan pendekatan non-kekerasan.
Pengembangan Sistem pendukung menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ketiga pilar strategi program Yappika diatas. Yappika menyediakan fasilitas pelatihan-pelatihan, magang, dan asistensi teknis; baik dalam hal membuat rancangan program dan meningkatkan kapasitas berorganisasi sesuai dengan prinsip-prinsip good and democratic governance organisasi, maupun untuk meningkatkan keahlian di sektor-sektor tertentu. Yappika juga terlibat dalam riset-riset kebijakan dan riset-riset aksi, sekaligus menerbitkan buku-buku dan informasi dalam rangka mendorong diskursus tentang isu-isu pokok di negara ini. Tak kalah penting adalah penyediaan kesempatan bagi mitra-mitra Yappika untuk saling berinteraksi, tukar-pengalaman, berjaringan dan membentuk koalisi sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan mereka.
|