yappika.or.id

Halaman Awal
FGD Pengalaman Engagement CSO - Pemerintah Cetak E-mail
Kamis, 22 Oktober 2009

Senin, 12 Oktober 2009 YAPPIKA mengikuti FGD yang dilakukan oleh peneliti INCITEGov, sebuah LSM berkantor di Filipina yang tengah mengadakan penelitian tentang pola engagement CSO - pemerintah di Asia Tenggara. Penelitian ini hendak melihat bagaimana dinamika proses engagement antara CSO - Pemerintah di setiap negara, melihat best practices yang dikembangkan oleh CSO/pemerintah serta menjajagi kerja sama CSO antar negara.Hasil penetian akan disampaikan di pertemuan Asia People Forum di Thailand.

Peserta FGD yang hadir di antaranya YAPPIKA, ICW, Pattiro, IPC, KRHN, ICEL, IBC dan CIBA. Dalam pertemuan tersebut YAPPIKA menyampaikan pengalaman melakukan advokasi kebijakan dengan evolusi perubahan strategi yang dilakukan mulai pembentukan forum-forum LSM pada tahun 1997 dengan advokasi yang lebih banyak ‘berhadapan’ antara OMS – pemerintah; kemudian pada 2003 - 2007, fenomena gerakan advokasi mitra yang didukung YAPPIKA yang mulai bergerak ke 'tengah' (mulai melakukan pendekatan engagement yang dipadukan dengan aksi jalanan, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan jaringan OMS). Belajar dari pengalaman pelaksanaan advokasi pada masa reformasi hingga 2005, melalui program penguatan OMS pasca tsunami, YAPPIKA melakukan pendekatan engagement dipadukan dengan pengembangan kapasitas kelembagaan OMS dan pengorganisasian masyarakat dalam melakukan advokasi kebijakan di level kabupaten di Aceh bersama OMS mitra. Penekanan pada independensi dalam proses advokasi, selain pengalaman di Aceh, juga disampaikan dari beberapa contoh kasus advokasi nasional seperti advokasi RUU Pemerintahan Aceh, RUU Pelayanan Publik dan RUU Tata Cara Penyusunan Peraturan Perundang-Undangan. 

Para peserta FGD menekankan bahwa strategi engagement tidak bisa dianggap sebagai strategi yang paling baik dalam proses advokasi. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa penting ada OMS yang melakukan peran-peran watchdog untuk melakukan pengawasan maupun perbaikan terhadap kebijakan negara. Selain itu, independensi CSO juga penting dijaga mengingat CSO adalah penyeimbang kekuatan negara – pasar – masyarakat agar demokrasi berjalan sehat. Independensi menjadi tantangan cukup besar ke depan, mengingat sumber pendanaan CSO sejak dua tahun terakhir ini semakin berkurang. Konsekuensi dari deklarasi Paris mengakibatkan program-program donor banyak dialihkan melalui pemerintah untuk bekerja sama dengan CSO.

Istilah best practices dalam proses engagement juga perlu diberikan batasan yang jelas. Kriteria best practices bisa sangat beragam, demikian juga dalam memaknai istilah engagement.

Pada akhir diskusi para peserta meminta agar hasil penelitian juga disampaikan kepada para peserta FGD sebagai masukan untuk refleksi strategi advokasi yangdilakukan oleh masing-masing lembaga. 

 

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Kategori

Cari

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Syndicate

Anda dapat berpartisipasi bersama kami. Kirimkan artikel Anda ke:
yappika@indosat.net.id

STATISTIK

Pencatatan data sejak: 2008-09-04
Kunjungan hari ini: 24
Kunjungan bulan ini: 443
Total kunjungan: 79033

Site Language

Agenda Kegiatan

No events